Berita

Breaking News

Kejar Korban Hingga Flyover, Tiga Pelaku Aksi Sadis Geng Motor di Tangerang Ditangkap Polisi

Dok.foto : Sumber Humas 

TANGERANG,–Jajaran Polsek Jatiuwung bersama Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota berhasil mengungkap kasus penyerangan brutal yang dilakukan sekelompok geng motor terhadap dua pemuda di kawasan Fly Over Taman Cibodas, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan tiga orang pelaku yang diduga terlibat dalam aksi pembacokan terhadap korban menggunakan senjata tajam.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Saat itu, dua korban bernama Syarif Hidayat dan Dimas Ramdani tengah melintas menggunakan sepeda motor dari arah Jakarta menuju Tangerang.

Di perjalanan, tepatnya di kawasan Cimone, korban diduga sempat terlibat cekcok dengan kelompok pengendara motor lain. Meski berusaha menghindari keributan, korban justru dikejar oleh para pelaku hingga ke Fly Over Taman Cibodas.

“Korban dikejar menggunakan dua sepeda motor, kemudian langsung diserang setibanya di lokasi flyover,” ujar petugas berdasarkan hasil penyelidikan.

Akibat serangan tersebut, kedua korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam. Salah satu korban mengalami luka bacok di bagian punggung dan paha, sedangkan korban lainnya menderita luka cukup parah di bagian belakang tubuh hingga harus mendapatkan perawatan medis intensif.

Usai menerima laporan kejadian, Unit Reskrim Polsek Jatiuwung bersama Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa rekaman CCTV dan menelusuri jejak pelarian pelaku.

Dari hasil pengembangan, polisi berhasil mengidentifikasi kelompok pelaku yang diketahui berasal dari wilayah Pasar Kemis hingga Serang.

Pada Jumat (22/5/2026) dini hari, petugas akhirnya menangkap tiga pelaku berinisial MH, DP, dan GR di lokasi berbeda.

Selain mengamankan para pelaku, polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Vixion, senjata tajam jenis celurit, helm, pakaian yang digunakan saat kejadian, serta beberapa unit telepon genggam.

Hasil pemeriksaan sementara mengungkap aksi kekerasan tersebut dipicu persoalan sepele di jalan raya. Salah seorang pelaku mengaku tersinggung karena merasa diperhatikan oleh korban.

“Setelah itu para pelaku mengejar korban, memepet kendaraan korban, lalu melakukan penyerangan secara bersama-sama,” terang petugas.

Polisi juga menduga kelompok tersebut sempat mencoba mengambil barang milik korban, seperti kunci motor dan handphone. Namun upaya tersebut gagal karena korban melakukan perlawanan.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol. Dr. Raden Muhammad Jauhari menegaskan pihaknya masih memburu pelaku lain yang diduga ikut terlibat dalam aksi tersebut.

“Kami akan menindak tegas segala bentuk aksi kekerasan jalanan dan geng motor yang meresahkan masyarakat. Seluruh pelaku yang terlibat akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolres.

Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anaknya guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran maupun kriminalitas jalanan yang membahayakan keselamatan.(Nia)

© Copyright 2022 - suarapubliktvnews.com