![]() |
| Dok.foto : istimewa/suarapubliktvnews Warga menegaskan, jika Bupati Bogor tak segera memberhentikan Kades Firman Riansyah, aksi lanjutan dengan massa lebih besar akan digelar. |
Bogor,–Gelombang protes di Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, belum berhenti. Setelah aksi besar-besaran pada Senin (15/9/2025), warga kini bersiap menggelar aksi damai jilid II dengan kekuatan 1.000 massa.
Tuntutan mereka tetap sama: Kepala Desa Firman Riansyah harus mundur, dan Bupati Bogor Rudi Susmanto segera memberhentikannya secara resmi. Warga menilai, menunda keputusan hanya akan memperburuk situasi di desa.
“Kami sudah siapkan aksi lanjutan dengan massa 1.000 orang. Kalau Bupati tidak segera copot Kades, kami akan demo lebih besar lagi, dari balai desa sampai ke kantor Bupati,” tegas Ajhari, salah seorang warga, Senin (22/9/2025).
Aksi jilid II disebut sebagai bentuk ultimatum rakyat terhadap pemerintah kabupaten. Warga menilai kepemimpinan Firman sudah tidak lagi memiliki legitimasi karena dianggap arogan, tidak transparan, serta menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Situasi ini menandai adanya krisis kepercayaan serius di Bojong Kulur. Warga berharap Bupati Bogor segera mengambil langkah tegas demi mencegah konflik sosial semakin meluas.
(Red)


Social Header
Berita