![]() |
| Dok.foto : Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Anwar |
JAKARTA – Asisten Kapolri Bidang SDM, Irjen Anwar, menegaskan bahwa karakter polisi harus dibangun melalui tiga pilar utama: spiritual, intelektual, dan kultural. Hal itu disampaikannya dalam seminar nasional bertema “Rekonstruksi Jati Diri Bangsa Merajut Nusantara untuk Mewujudkan Polri Sadar Berkarakter” di Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2025).
“Seminar ini menjadi langkah nyata Polri dalam membangun SDM unggul dan berkarakter Bhayangkara melalui penguatan tiga pilar tersebut,” ujar Anwar. Kegiatan ini juga menjadi dasar penyusunan kurikulum pembinaan karakter personel Polri.
Ketua Tim Peneliti Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia, Dr. Junus Simangunsong, mengungkap hasil riset yang menunjukkan dimensi spiritual memiliki skor terendah dibanding intelektual dan kultural. “Ini menunjukkan pentingnya penguatan kesadaran spiritual dalam pembinaan karakter,” jelasnya.
Sementara itu, Karobinkar SSDM Polri Brigjen Langgeng Purnomo menegaskan pentingnya nasionalisme di tengah dinamika geopolitik global. “Penguatan jati diri bangsa adalah benteng utama menghadapi kompleksitas global,” tegasnya.
Dari kalangan akademisi, Prof. Dr. Meutia Hatta menekankan peran Pancasila sebagai jalan lurus bangsa, sementara sejarawan Prof. Dr. Anhar Gonggong menyoroti pentingnya nilai kejujuran dan antikorupsi dalam tubuh Polri.
Komisioner Kompolnas, Supardi Hamid, menutup dengan menekankan bahwa pembinaan karakter harus diiringi tata kelola kelembagaan yang transparan dan berkeadilan.
Irjen Anwar menegaskan, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman jati diri bangsa, memperkuat karakter, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
(Red)

Social Header
Berita