CILEUNGSI|BOGOR,–Situasi panas usai pemilihan Ketua Karang Taruna Kecamatan Cileungsi akhirnya mereda. Camat Cileungsi, Adi Hendryana, mengambil langkah cepat dengan mengundang seluruh Ketua Karang Taruna desa, para kepala desa, dan unsur Muspika untuk duduk bersama dalam sebuah pertemuan di aula kantor kecamatan pada Senin (24/11/2025).
Pertemuan tersebut digelar sebagai upaya merajut kembali komunikasi yang sempat renggang sekaligus menjaga stabilitas wilayah.
“Sebagai pembina Karang Taruna di tingkat desa, ini momentum penting untuk mempertemukan semua pihak. Mungkin baru kali ini seluruh Ketua Katar desa, para kepala desa, dan Muspika bisa duduk bersama dalam satu forum,” kata Camat Adi.
Dalam diskusi yang berlangsung kondusif itu, 12 Ketua Karang Taruna desa menyampaikan keputusan mereka untuk membatalkan rencana aksi unjuk rasa yang awalnya dijadwalkan Jumat lalu dan sempat direncanakan kembali untuk dilanjutkan besok.
“Alhamdulillah, semua sepakat bahwa aksi tersebut tidak perlu dilakukan. Mereka juga akan membuat surat resmi terkait pembatalan itu,” ujar Adi.
Ia menambahkan bahwa para Ketua Katar desa kini sepakat untuk kembali fokus pada program kepemudaan, meninggalkan ketegangan pascapemilihan, serta memperkuat sinergi antara Karang Taruna, pembina desa, dan Muspika.
Mengenai tuntutan yang sebelumnya disuarakan, termasuk penolakan terhadap hasil Temu Karya, Adi menjelaskan bahwa sebagian besar isu itu sebenarnya sudah diluruskan pada pertemuan hari Kamis lalu.
Saat ditanya mengenai sikap para Ketua Katar desa terhadap Ketua Karang Taruna Kecamatan yang terpilih, Adi memastikan bahwa semuanya kini sudah sejalan.
“Mereka sudah menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua terpilih dan meminta agar SK segera diterbitkan,” tegasnya.
Dengan tercapainya kesepahaman itu, Camat Cileungsi berharap seluruh komponen Karang Taruna kembali solid dan mampu menciptakan iklim sosial yang stabil sekaligus mendorong pembangunan kepemudaan di wilayah Cileungsi.
(Red)


Social Header
Berita