![]() |
| Dok.foto : Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Sumber Humas |
Jakarta,–Kepolisian Republik Indonesia tengah mendalami berbagai kemungkinan motif di balik peristiwa ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara. Salah satu fokus penyelidikan adalah dugaan bahwa pelaku, yang merupakan siswa di sekolah tersebut, mungkin terpapar paham atau konten tertentu di media sosial.Minggu,(09/11/2025).
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan hal tersebut usai menjenguk para korban ledakan di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, Sabtu (8/11/2025).
“Kami masih mendalami berbagai aspek, termasuk apakah pelaku terpengaruh oleh paham tertentu, terpapar konten di media sosial, atau ada faktor lain yang mendorongnya melakukan tindakan tersebut,” ujar Kapolri.
Ia menegaskan, penyidik tengah menelusuri seluruh kemungkinan motif dengan hati-hati. Pemeriksaan juga mencakup aktivitas pelaku di dunia maya serta kondisi sosialnya di lingkungan sekolah dan keluarga.
“Kami akan memeriksa media sosial dan juga melakukan klarifikasi dengan pihak keluarga untuk mengumpulkan seluruh fakta yang bisa membantu penyidikan,” tambahnya.
Selain menelusuri kemungkinan keterpaparan ideologi atau paham tertentu, Polri juga menindaklanjuti informasi bahwa pelaku diduga mengalami perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.
“Itu salah satu aspek yang kami kaji. Semua informasi yang berkaitan dengan latar belakang pelaku, baik hubungan sosial maupun lingkungan sekitarnya, sedang kami kumpulkan untuk memastikan motif yang sebenarnya,” kata Jenderal Sigit.
Kapolri menuturkan, kondisi terduga pelaku saat ini mulai membaik setelah menjalani perawatan intensif. Hal ini diharapkan dapat memudahkan proses pemeriksaan lanjutan guna mengungkap motif di balik peristiwa yang menimbulkan banyak korban tersebut.
“Alhamdulillah kondisinya semakin stabil. Mudah-mudahan ke depan bisa memberikan keterangan yang lebih jelas untuk mendukung proses penyidikan,” ucapnya.
Polri memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan dengan melibatkan tim ahli, termasuk dari bidang psikologi dan siber, untuk menelusuri faktor-faktor penyebab ledakan secara komprehensif.
(Red)

Social Header
Berita