Berita

Breaking News

Tiga Anak Tewas di Lokasi Galian Tol Japek II, Diduga Akibat Lalainya Penerapan SOP Proyek

Dok.foto : Istimewa/suarapubliktvnews 


BEKASI,–Peristiwa tragis terjadi di kawasan proyek galian saluran jalan Tol Jakarta–Cikampek II (Japek II) di Kampung Awi Larangan, Desa Taman Sari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi. Tiga anak ditemukan tewas di area kubangan air yang merupakan bagian dari galian proyek tersebut. Selasa, (04/11/2025).

Berdasarkan keterangan warga, ketiga korban merupakan anak setempat yang tengah bermain di sekitar lokasi proyek. Diduga kuat, mereka tenggelam saat berada di area kubangan tanpa adanya pengamanan atau rambu peringatan yang memadai.

Dok.foto : Ilustrasi gambar 

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa lokasi proyek tersebut kerap menjadi tempat bermain anak-anak karena minim pengawasan dan tidak dipasangi pagar pembatas.

“Anak-anak sering main di situ. Tidak ada tanda bahaya, cuma galian besar berisi air,” ujarnya.

Peristiwa ini sontak mengundang perhatian luas, terlebih karena proyek tersebut merupakan bagian dari pembangunan jalan tol nasional. Aktivis muda Akbar turut menyoroti lemahnya penerapan standar keselamatan kerja di lapangan.

“Lokasi proyek itu sangat minim penerapan SOP keselamatan. Tidak ada rambu darurat dan pembatas, padahal itu kawasan berisiko tinggi,” tegasnya.

Ia juga meminta agar pihak kontraktor, yakni KSO WK, selaku pelaksana proyek galian, segera dimintai pertanggungjawaban.

“Ini harus dievaluasi total. Jangan sampai nyawa warga, apalagi anak-anak, jadi korban karena kelalaian,” tambahnya.

Peristiwa ini kini diselidiki oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait. Sementara itu, publik di media sosial ramai menuntut sanksi tegas terhadap pihak proyek yang diduga abai terhadap keselamatan lingkungan sekitar.


Red

© Copyright 2022 - suarapubliktvnews.com