![]() |
| Dok.foto : Sumber Humas |
TANGERANG,–Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah turun langsung ke lokasi kejadian tenggelamnya seorang santri di aliran Kali Cidurian, tepatnya di Kampung Renged, Desa Renged, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu (20/12/2025).
Kehadiran Kapolresta di lokasi bertujuan memastikan upaya pencarian korban berjalan maksimal serta mengecek kesiapan dan keselamatan personel gabungan yang diterjunkan di lapangan.
Korban diketahui bernama Hilman Fauzi, seorang santri kelas III MTs di Pondok Pesantren Nadhlatul Ulum (NU) Kresek. Remaja tersebut merupakan warga Kampung Pasir Gadung, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, peristiwa nahas itu terjadi pada Jumat pagi (19/12/2025) sekitar pukul 08.00 WIB. Saat kejadian, korban bersama dua rekannya berada di bantaran Kali Cidurian untuk membersihkan jeroan kambing. Diduga korban kehilangan keseimbangan, terpeleset, lalu terjatuh ke sungai dan terseret derasnya arus air.
“Upaya pertolongan sempat dilakukan oleh rekan korban, namun kuatnya arus membuat korban tidak dapat diselamatkan,” ujar Indra Waspada saat memberikan keterangan di lokasi.
Usai menerima laporan, jajaran Polsek Kresek bergerak cepat mendatangi tempat kejadian perkara. Kepolisian kemudian berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tangerang dan Basarnas Provinsi Banten untuk melakukan pencarian secara terpadu.
Proses pencarian melibatkan tim gabungan yang menyisir aliran sungai dari titik awal korban terjatuh hingga ke bagian hilir. Tim terdiri dari personel Satpolair Polresta Tangerang, anggota Polsek Kresek, Basarnas, serta Satpol PP Kecamatan Kresek.
Kapolresta menjelaskan, pencarian menghadapi sejumlah kendala alam, mulai dari tingginya debit air, derasnya arus sungai, hingga banyaknya material seperti bambu dan ranting di sepanjang aliran Kali Cidurian. Meski demikian, upaya pencarian tetap dilakukan dengan memperhatikan faktor keselamatan petugas.
“Pencarian terus dilanjutkan secara intensif. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolresta Tangerang juga menyampaikan rasa duka mendalam kepada keluarga korban. Ia mengajak masyarakat sekitar untuk turut membantu dengan memberikan informasi apabila menemukan petunjuk terkait keberadaan korban, serta tidak mengganggu jalannya proses pencarian.
Sebagai pusat koordinasi informasi, Basarnas telah mendirikan Posko Informasi di Balai Warga Desa Renged. Masyarakat dapat menghubungi posko tersebut melalui nomor 0813-1606-9077.
Polresta Tangerang menegaskan akan terus mengawal proses pencarian dan melakukan pendampingan hingga korban ditemukan.
(Nia)

Social Header
Berita