![]() |
| Dok.foto : Musdes pengukuhan Ketua MUI Desa Dayeuh digelar di aula kantor desa pada Senin malam,27/01/2026.(Istimewa/suarapubliktvnews) |
BOGOR,–Musyawarah Desa (MUSDES) dalam rangka penetapan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Dayeuh berlangsung kondusif dan penuh khidmat, Senin (26/01/2026). Kegiatan ini digelar di Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, dengan melibatkan unsur ulama, tokoh masyarakat, serta pemerintah desa.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Dayeuh, perwakilan Kecamatan Cileungsi bidang pemberdayaan masyarakat, Ketua MUI Kecamatan Cileungsi KH Sarta Ahmad Firdaus, M.Pd., Ketua BPD Desa Dayeuh, serta para Ketua MUI dari 12 desa se-Kecamatan Cileungsi.
Melalui mekanisme musyawarah mufakat, H. Badru Salam Al-Bisri kembali dipercaya memimpin MUI Desa Dayeuh untuk masa khidmat 2026–2031. Penetapan tersebut disepakati secara bulat tanpa adanya perdebatan, dan langsung dikukuhkan dalam forum resmi MUSDES.
![]() |
| Dok.foto : H.Badru Salam Al-Bisri Ketua MUI Desa Dayeuh periode 2026-2931.(Istimewa/suarapubliktvnews). |
Dalam sambutannya, H. Badru Salam Al-Bisri menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat peran MUI di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang pembinaan keagamaan dan menjaga kondusivitas sosial.
“Insyaallah, ke depan MUI Desa Dayeuh akan semakin solid dan aktif menjalankan peran keagamaan. Kami siap bergerak cepat apabila ditemukan persoalan yang menyimpang dari nilai-nilai agama, dengan mengedepankan musyawarah dan pendekatan persuasif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa fokus program MUI akan diarahkan pada penguatan akidah umat, pembinaan keagamaan, serta pencegahan terhadap paham-paham yang dinilai menyimpang. Ke depan, MUI Desa Dayeuh juga merencanakan kegiatan Tabligh Akbar setelah pembangunan kantor desa rampung.
Sementara itu, Kepala Desa Dayeuh, Jamhali BJ, SE, mengapresiasi jalannya musyawarah yang berlangsung tertib dan demokratis. Menurutnya, proses pembentukan kembali kepengurusan MUI telah sesuai dengan mekanisme organisasi dan nilai musyawarah yang menjadi tradisi masyarakat Dayeuh.
“Alhamdulillah, musyawarah berjalan lancar, aman, dan penuh kebersamaan. Pengurus yang terpilih masih dipimpin oleh ketua lama, karena dinilai mampu dan mendapat kepercayaan penuh dari para ulama serta tokoh masyarakat,” ungkap Jamhali.
Ia juga menilai kinerja MUI Desa Dayeuh selama ini berjalan cukup baik, meskipun koordinasi lintas kegiatan masih perlu ditingkatkan mengingat para pengurus memiliki kesibukan masing-masing.
“MUI Desa Dayeuh tetap eksis dan konsisten menjalankan perannya. Semoga ke depan sinergi dengan pemerintah desa semakin kuat demi kemaslahatan umat,” pungkasnya.
Musyawarah Desa tersebut ditutup dengan penetapan resmi kepengurusan MUI Desa Dayeuh periode 2026–2031, serta doa bersama agar seluruh program keumatan dapat berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.
(Red)



Social Header
Berita