![]() |
| Dok.foto : Istimewa suarapubliktvnews |
BOGOR – Kondisi jalan desa di Kampung Cipari, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan cukup parah. Jalan yang sebelumnya layak dilalui kini tampak bergelombang, retak, dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Warga menduga kerusakan tersebut dipicu oleh intensitas kendaraan proyek bermuatan material yang melintas setiap hari menuju lokasi pembangunan perumahan, Jumat (24/04/2026).
Salah seorang warga berinisial AJ menyebut, sejak aktivitas proyek pembangunan Perumahan PPC berjalan, kondisi jalan kampung berubah drastis. Menurutnya, truk pengangkut material seperti limestone dan tanah urugan kerap melintas dengan beban berat, sehingga mempercepat kerusakan jalan desa.
“Semenjak proyek itu berjalan, jalan jadi rusak. Hampir setiap hari truk besar lewat bawa material ke lokasi,” ujarnya.
Warga menilai kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Selain mengganggu kenyamanan, jalan yang rusak juga berpotensi memicu kecelakaan, terutama saat hujan karena permukaan jalan licin dan berlubang.
Saat dikonfirmasi, pihak manajemen Perumahan PPC belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga maupun dugaan dampak aktivitas kendaraan proyek terhadap kerusakan jalan tersebut. Pesan singkat yang dikirim hingga berita ini ditayangkan belum mendapat jawaban.
Sementara itu, Sekretaris Desa Cikahuripan, Encin, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, pihak pengembang disebut berencana melakukan perbaikan jalan yang terdampak.
“Kalau informasi yang saya terima, dari pihak perumahan katanya akan diperbaiki kembali jalan itu,” ujarnya melalui pesan singkat.
Tak hanya soal jalan rusak, kekhawatiran juga datang dari warga sekitar Perumahan Villa Cileungsi Asri 2. Mereka mengaku cemas terhadap dampak lingkungan dari aktivitas pengerukan dan pembangunan yang lokasinya berdekatan dengan kawasan hunian mereka.
Menurut warga, perubahan kontur tanah dan sistem drainase dikhawatirkan dapat memicu banjir saat musim hujan, sehingga merugikan masyarakat sekitar.
Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi terkait segera turun tangan melakukan pengecekan lapangan, memanggil pihak pengembang, serta memastikan adanya tanggung jawab terhadap kerusakan infrastruktur dan potensi dampak lingkungan yang ditimbulkan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak manajemen Perumahan PPC di wilayah Desa Cikahuripan.
(Red)

Social Header
Berita