Berita

Breaking News

Kapolri Jenguk Korban Ledakan SMAN 72: Siswa Tetap Semangat Kembali ke Sekolah

Dok.foto : Sumber Humas 


Jakarta,–Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi atas semangat para siswa korban ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang tetap antusias untuk kembali menempuh pendidikan meski baru saja mengalami peristiwa memilukan. Minggu,(09/11/2025)

Usai menjenguk para korban di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, Sabtu (8/11/2025), Kapolri mengungkapkan rasa harunya melihat kondisi para siswa yang masih menunjukkan tekad kuat untuk bersekolah.

“Alhamdulillah, saat berbincang dengan adik-adik korban, mereka masih semangat untuk melanjutkan sekolah. Ini hal positif yang patut kita apresiasi,” ujar Kapolri kepada awak media.

Sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap pemulihan para korban, Polri bersama sejumlah pihak berencana membentuk pusat trauma healing di lingkungan sekolah. Program ini akan menggandeng Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) serta tim psikolog guna membantu para siswa mengatasi dampak psikologis akibat insiden tersebut.

“Kami ingin memastikan anak-anak kita bisa kembali pulih, baik secara fisik maupun mental. Trauma healing akan menjadi bagian penting dari proses itu,” tambahnya.

Kapolri menjelaskan, total terdapat 96 korban akibat ledakan di SMAN 72. Dari jumlah tersebut, 29 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, sementara lainnya sudah diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan.

Rinciannya, 14 orang dirawat di RS Islam Jakarta Cempaka Putih, 14 orang di RS Yarsi, dan 1 orang di RS Pertamina.

“Kita bersyukur kondisi sebagian besar korban sudah membaik. Tim medis masih terus memantau perkembangan korban yang dirawat agar bisa segera pulih sepenuhnya,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolri turut didampingi sejumlah pejabat utama Polri, antara lain Kabareskrim Komjen Syahardiantono, Kapusdokkes Irjen Asep Hendradiana, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, serta Dirtipid PPA dan PPO Bareskrim Brigjen Nurul Azizah.

Hadir pula Ketua KPAI Margaret Aliyatul Maimunah dan Direktur Utama RS Islam Jakarta Cempaka Putih, Pradono Handojo.

Kapolri menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen Polri untuk terus mendampingi para korban dan pihak sekolah dalam proses pemulihan, serta memastikan penyelidikan terhadap penyebab ledakan berjalan secara profesional dan transparan.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Polri akan terus bekerja agar peristiwa seperti ini tidak terulang, dan para siswa bisa kembali belajar dengan aman dan tenang,” tandasnya.


(Red)

© Copyright 2022 - suarapubliktvnews.com