Berita

Breaking News

Gas Subsidi Dijarah, Sarang Mafia Digerebek, Bos Oplosan Cileungsi Raib

Dok.foto : Ratusan tabung gas elpiji bersubsidi dan nonsubsidi beserta 5 unit kendaraan roda 4 milik Bos Rangkuti ikut di amankan polisi.Rabu,(21/01/2026).


BOGOR,–Dugaan kejahatan migas kembali mencuat ke permukaan. Tim Tipidter Bareskrim Mabes Polri menggerebek lokasi yang diduga kuat menjadi sarang pengoplosan gas elpiji bersubsidi di Kampung Kirab dan eks Hotel Garuda/lahan garapan Jl.Merpati, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa malam (20/1/2026).

Dalam penggerebekan yang dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB itu, polisi mengamankan ratusan tabung gas elpiji subsidi ukuran 3 kilogram dan tabung non-subsidi 12 kilogram. Tak hanya itu, sejumlah kendaraan operasional juga turut disita, di antaranya empat unit mobil pikap, satu unit mobil cold box, serta satu unit truk engkel bak terbuka yang terparkir di lokasi.

Warga sekitar menyebut lokasi tersebut bukan pemain baru. Aktivitas keluar-masuk tabung gas dalam jumlah besar disebut telah berlangsung lama dan kerap dilakukan pada malam hari.

 “Sudah lama ramai, mobil datang malam, tabung keluar masuk. Warga sudah curiga,” ungkap salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Nama seorang pria berinisial R, yang dikenal warga dengan panggilan “Rangkuti”, mencuat sebagai sosok yang diduga mengendalikan praktik pengoplosan gas bersubsidi di lokasi tersebut. Namun ironisnya, saat penggerebekan dilakukan, sosok yang disebut-sebut sebagai bos besar mafia gas itu tidak berada di tempat dan hingga kini belum berhasil diamankan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius di tengah masyarakat. Pasalnya, meski barang bukti ratusan tabung gas berhasil disita, aktor utama yang diduga paling bertanggung jawab justru raib tanpa jejak.

Lebih disayangkan lagi, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Tipidter Bareskrim Mabes Polri belum memberikan keterangan resmi. Upaya awak media untuk meminta penjelasan di lokasi penggerebekan tidak mendapat respons dari petugas.

Praktik pengoplosan gas elpiji bersubsidi bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi kejahatan serius yang merugikan negara dan membahayakan keselamatan masyarakat. Gas subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi warga kecil diduga diselewengkan demi keuntungan segelintir pihak.

Warga berharap aparat penegak hukum tidak berhenti pada penyitaan barang bukti semata, tetapi benar-benar membongkar jaringan di balik dugaan mafia gas oplosan yang selama ini disebut-sebut tumbuh subur dan terkesan tak tersentuh hukum di wilayah Cileungsi.


(Red)

© Copyright 2022 - suarapubliktvnews.com